Pedoman Penulisan

  1. Naskah ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia, spasi tunggal, satu kolom, dan terdiri dari 3000-6000 kata. Penulis harus mengisi profil penulis di web OJS yang berisi Nama Depan, Nama Tengah, dan Nama Belakang penulis (Jika penulis hanya menggunakan satu nama, isikan nama depan dan nama belakang dengan nama yang sama), Jenis Kelamin, Awal Mula, Nama Pengguna, Kata Sandi, Afiliasi (Universitas/atau Lembaga), Email, Alamat Surat (alamat afiliasi: nama jalan, kota, provinsi, dan kode pos), Pernyataan Negara dan Biografi (Departemen atau Fakultas). 
  2. Naskah berisi JUDUL, ABSTRAK, PENDAHULUAN, PROSEDUR, HASIL DAN PEMBAHASAN, KESIMPULAN, UCAPAN TERIMA KASIH dan REFERENSI.
    1. JUDUL : Judul harus menjelaskan secara singkat isi naskah dan menarik minat pembaca akademis. Judul harus terdiri dari 8-16 kata. Gunakan frasa, bukan kalimat.
    2. ABSTRAK : Abstrak merupakan ringkasan naskah. Abstrak berisi tujuan, metode, hasil dan pembahasan, serta simpulan penelitian. Implikasi dan rekomendasi dapat ditambahkan ke dalam abstrak. Abstrak harus terdiri dari 150-300 kata dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Abstrak tidak boleh berisi informasi latar belakang yang panjang dan tidak boleh merujuk ke gambar, tabel, persamaan, dan referensi bibliografi naskah lain. Bahasa abstrak harus singkat dan jelas. Abstrak merupakan ringkasan yang berdiri sendiri dalam sebuah paragraf.
    3. KATA KUNCI : Kata kunci mengandung kata atau frasa penting/spesifik, terutama pada judul atau abstrak. Namun, kata kunci dapat berasal dari naskah. Dalam satu naskah terdapat 3-5 kata kunci.
    4. PENDAHULUAN : Pendahuluan menunjukkan apa yang telah diakui dari penelitian sebelumnya, mendefinisikan pentingnya penelitian, studi literatur, dan menyatakan pernyataan penelitian. Untuk memahami apa yang telah diakui dari penelitian sebelumnya, pendahuluan akan membahas jurnal yang relevan (dengan kutipan) dan merangkum pemahaman saat ini tentang masalah yang ditemukan.
    5. METODE : menjelaskan secara gamblang bagaimana penulis melaksanakan kegiatannya. Metode ini harus menjelaskan secara gamblang prosedur penelitian yang dapat direplikasi, menjelaskan secara ringkas cara meringkas dan menganalisis data.
    6. HASIL DAN PEMBAHASAN : Hasil secara objektif menunjukkan penyajian hasil utama tanpa interpretasi menggunakan teks, tabel, dan gambar. Hasil harus dimulai dengan teks, menyajikan temuan utama dan merujuk pada tabel dan gambar. Tabel tidak boleh dalam format gambar dan tangkapan layar dan nomor numerik tertentu, membandingkan dan mengontraskan, dan setidaknya 2 baris atau kolom. Angka-angka harus jelas (memberikan file asli sebagai file tambahan dalam penyerahan naskah), menyoroti tren, pola, dan hubungan. Hasil harus menyajikan bagaimana penulis memastikan validitas dan akurasi data. Diskusi menunjukkan bagaimana penulis menafsirkan hasil berdasarkan apa yang telah diakuinya dan menjelaskan pemahaman barunya tentang masalah setelah mempertimbangkan Hasil. Diskusi harus dikaitkan dengan Pendahuluan sehingga menginformasikan bagaimana penelitian ini berkontribusi pada orang dan badan pengetahuan.
    7. KESIMPULAN : Kesimpulan menunjukkan jawaban atau klarifikasi terhadap pertanyaan penelitian dan peluang untuk penelitian masa depan.
    8. UCAPAN TERIMA KASIH (OPSIONAL)
    9. REFERENSI : minimal 15 pustaka yang dijadikan acuan, 50% merupakan sumber utama yang relevan dan terupdate (jurnal dan konferensi 10 tahun terakhir). Penulisan daftar pustaka menggunakan gaya penulisan APA7 dan menggunakan perangkat lunak pengelola referensi (Mendeley, Zotero, dll). Penulisan kutipan dan referensi dalam teks menggunakan gaya penulisan APA tersedia di http://www.apastyle.org . Namun diperlukan beberapa penyesuaian sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini adalah beberapa panduan singkat sebagai contoh. Contoh-contoh di bawah ini diambil secara acak dari berbagai sumber dan ditujukan hanya sebagai contoh. Tidak dimaksudkan sebagai iklan dan promosi, serta tidak dimaksudkan sebagai sudut pandang atau preferensi Dewan Redaksi.
  3. Tabel dan gambar dalam teks harus diberi nomor urut menggunakan angka Arab (1, 2, 3, dst.) dan ditulis dengan teks yang memuat sumber tabel dan gambar. Untuk tabel, hindari penggunaan garis vertikal. Gambar dan tabel harus memiliki resolusi yang baik dan tidak boleh diambil/dicetak dari tangkapan layar.
  4. Naskah didasarkan pada hasil penelitian, studi kasus, atau pengembangan ilmu pengetahuan di bidang seni rupa, sejarah seni, desain, komersial, dan bidang ilmiah lainnya yang terkait dengan disiplin ilmu desain komunikasi visual. Naskah ditulis dengan gaya bahasa ilmiah dan belum pernah diajukan untuk dipertimbangkan atau sedang ditinjau atau diterbitkan di jurnal dan/atau media ilmiah lainnya.
  5. Penulis mengirimkan naskah ke situs Jurnal Latreia: Pengabdian kepada Masyarakat Open Journal System (OJS). Jika terjadi kendala dalam pengiriman naskah, mohon kirimkan tangkapan layar naskah melalui email ke........ 
  6. Naskah yang tidak sesuai dengan format jurnal akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi. Penulis dapat merevisi dan mengirimkan kembali naskah setelah diperbaiki ke dalam format yang dapat diterima.
  7. Pemeriksaan plagiarisme naskah akan dilakukan dengan tingkat kemiripan minimal 25%. Setelah itu, naskah akan ditinjau secara rahasia untuk penulis dan pengulas.
  8. Penulis yang naskahnya perlu direvisi atau ditolak akan menerima pemberitahuan tertulis dan formulir tinjauan/analisis/komentar.
  9. Editor memiliki hak mengedit naskah untuk menyesuaikan format jurnal tanpa mengubah makna dan substansi/isi.
  10. Isi naskah hanyalah pendapat penulis. Penulis bertanggung jawab penuh atas informasi dan pendapat yang diungkapkan dalam naskah.
  11. Naskah dapat disajikan dalam media lain untuk tujuan pendidikan.
  12. Tidak ada biaya publikasi.