Meneropong Paham Kesembuhan New Age Movement dari Lensa Pentakostal
Abstract
The progress of time is an undeniable fact of life. Various aspects of human life undergo significant changes due to multiple factors. Change is a response from humans to the occurring conditions. One aspect that can change is beliefs or faith. The New Age Movement is a movement that emerged in the progress of time. The offered movement is a response to the struggles or issues humans face. However, it becomes problematic when the movement appears to align with the Word of God but contradicts it, especially when discussing Healing. The qualitative research method used a comparative approach to understanding healing in the New Age and Pentecostal perspectives. This research aims to enable Christians, specifically Pentecostals, to understand the significant differences and avoid being trapped in teachings that do not align with the Word of God. The findings of this research indicate that the understanding of healing in the New Age Movement revolves around humans while healing in the Pentecostal perspective centers on God. Human healing from illnesses is not due to their strength or human factors but because God is the healer. The primary focus of healing is not physical healing but eternal salvation. The healing experienced by humans serves as a means for spreading the Gospel and witnessing the power of God.
Abstrak
Perkembangan jaman adalah suatu fakta kehidupan yang tidak dapat dipungkiri. Segala aspek dalam kehidupan manusia banyak mengalami perubahan yang disebabkan berbagai macam factor. Perubahan merupakan suatu respons dari manusia terhadap kondisi yang terjadi. Salah satu aspek yang dapat mengalami perubahan adalah keyakinan atau kepercayaan. New Age Movement merupakan suatu gerakan yang muncul dalam perkembangan jaman. Suatu gerakan yang ditawarkan merupakan suatu jawaban atas pergumulan atau persoalan manusia. Namun menjadi suatu permasalahan gerakan yang seolah-olah benar sesuai Firman Tuhan namun Faktanya sangat bertentangan, secara khusus pada saat membahas mengenai Kesembuhan. Adapun Metode penelitian ini adalah Kualitatif dengan menggunakan pendekatan Komperatif antara pemahaman kesembuhan New Age dan Pentakostal. Tujuan dari penelitian ini yaitu supaya orang Kristen secara khusus orang Pentakostal dapat memahami perbedaan yang signifikan dan tidak terjebak dalam ajaran yang tidak bernar yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan. Temuan penelitian ini yaitu paham kesembuhan dalam New Age Movement itu berpusat kepada manusia itu sendiri, sementara kesembuhan dalam perspektif Pentakostal adalah berpusat kepada Allah, kesembuhan manusia dari sakit penyakitNya bukan karena kuat atau factor manusianya sendiri namun karena Allah yang menyembuhkan. Hal yang paling utama dari kesembuhan itu sendiri bukanlah kesembuhan Fisik namun keselamatan kekal itu. Kesembuhan yang dialami manusia menjadi suatu sarana untuk penyebaran Injil dan menyaksikan kuasa Tuhan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Baker, Eileen. New Religious Movement: A Practical Introduction. London: Her Majesty’s Stationary Office, 2019.
Belay, Yosep. “Meninjau Ulang Eksistensi MukjizatKesembuhan Masa Kini dan Implikasinya dalam Perspektif TeologiPentakosta-Karismatik.” Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 6, no. 2 (2021)
Doniger, Wendy. Britannica Encyclopedia of World Religion, London: Encyclopedia Britannica, 2016.
Ferguson, Marilyn. The Aquarian Conspiracy. California: J.P. Tarcher, 2018.
Green, Chris E.W. Pentecostal Ecclesiology. Boston: Brill, 2016.
Hasiholan, Anggi Maringan. “Polisentris Perkembangan Pentakostalisme: Sebuah Kajian Retrospektif dari Gereja Abad Kuno hingga Pertengahan.” KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 9, no. 1 (2023): 11–23.
———. “Supermasi Yesus di Era Posmodern: Menelusuri Kristologi Athanasius dalam Teori dan Praksis.” Diegesis : Jurnal Teologi 8, no. 1 (2023): 243–265.
Herlianto. Humanisme dan Gerakan New Age. Bandung: Kalam Hidup, 2019.
Hidayat, Medhy Agnita. Menggugat Modernisme: Mengenali Rentang Pemikiran Post Modernisme J. Yogyakarta: Jalasutra, 2017.
Konig, Thomas. The New Age Movement: Genesis of a High Volume, Low Impact Identity,. Department of Social and Political Sciences European University Institute, 2018.
Lewis, James R. dan Gordon Melton. Perspective on the New Age. New York: State University of New York, 2019.
Lumbanraja, Daido Tri Sampurna. “Implikasi Teologis Makna Peristiwa Pentakostal dalam Kisah Para Rasul 2: 1-13.” Danum Pambelum 1, no. 1 (2021).
Maafi, Rofiq Husnul and Nurus Sa’adah. “New Religious Movement: Gerakan Komunitas Lia Eden Di Indonesia Dan Analisis Proses Konseling.” ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 2 (3):948-53. https://doi.org/10.56799/jim.v2i3.1174.
Miller, Elliot. “The New Age Movement, What Is It?” Christian Research Journal. 3, no. 1 (2018).
Mulyono. “Implementasi Pelayanan Mukjizat Kesembuhan dalam Perspektif Pentakostal di GKB Kahal Semarang.” Gamaliel 5, no. 2 (2023).
Newport, John P. The New Age Movement and The Biblical Worldview: Conflict and Dialogue. Michigan: Wm. B. Eerdmans Publishing, 2017.
Rengkuan, Leonard David. “Mengenal Gagasan-Gagasan ‘New Age’ dan Tantangannya bagi Iman Kepercayaan Kristen.” e-Jurnal: Teologi dan Pendidikan Kristen 3, no. 2 (2021).
Satin, Mark. New Age Politics,. Vancouver: Fairweather Press, 2017.
Simanjuntak, Fredy. “Kontroversi Kegerakan Pentakostal yang ke Tiga Third Pentecost Movement Controversy.” STT Real Batam 3, no. 2 (2020).
Siwi, Gali Raka. “Kebutuhan Spiritual pada Pasien Kanker.” Viva Medika 2, no. 3 (2020).
Sukidi. New Age - Wisata Spiritual Lintas Agama. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2006.
Tafonao, Talizaro. “Yesus Sebagai Guru Teladan dalam Perspektif Pantekosta Kharismatik.” Jurnal Teologi Amreta 2, no. 2 (2019).
Waruwu, Mardianus. “Mengkritisi Gerakan Zaman Baru Secara Teologis.” Voice Of HMI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 1 (2022)
Yong, Amos. Pentecostal Ecclesiologies. Oxford, 2018.
Zebua, Widian Setiani. “Signifikansi Karunia Kesembuhan Ilahi dalam Pelayanan Penginjilan Pentakostal.” STT Berea 2, no. 2 (2022).
DOI: https://doi.org/10.52220/magnum.v6i1.206
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Magnum Opus telah terindeks pada :
MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen
Published: STT IKAT Jakarta
Website Institusi: https://sttikat.ac.id
Address: Jalan Rempoa Permai No. 2, Pesanggrahan, RT.4/RW.11, Bintaro, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12330
e-ISSN:2716-0556 p-ISSN: 2502-2156
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Copyright © MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen. All Rights Reserved.